SEJARAH PONDOK PESANTREN TACHFIZHUL QUR'AN AL MUKHLISH
PROFIL PONDOK PESNTREN TAHFIZHUL QUR’AN
AL MUKHLISH `
Pondok pesantren tachfizhul qur'an al mukhlish didirikan oleh beliau al
maghfurlah KH Imam Mahfuzh al hafizh dan Ibu Nyai Siti Zubaidah pada tahun 90
an yang beralamatkan di Desa Kalidadi RT 20 RW 06 Kecamatan Kalirejo Kabupaten
Lampung Tengah Provinsi Lampung. Bemberian nama Pondok Pesantren Tachfizhul Qur’an
Al-Mukhlish di ambil dari guru beliau yang bernama Syech Mukhlish dari desa
Batu Ampar Jawa Timur.
Pada awalnya
pondok ini hanya sebuah TPQ yang digunakan untuk mengaji oleh lingkungan
masyarakat sekitar, karena lambat laun santri yang mengaji semakin banyak dan
ada sebagian santri yang mukim, maka beliau merubah TPQ menjadi sebuah pondok
pesantren. Pada tahun 2006 jumlah santri yang mukim mencapai kurang lebih 60
santri.
Pondok
Pesantren ini mengedepankan hafalan al qur'an 30 juz akan tetapi tidak
meninggalkan kajian kitab-kitab kuning. Tujuan mengkaji kitab kuning adalah
supaya santri bisa memahami isi kandungan ayat-ayat al quran dan memahami
hukum-hukum fiqh.
Pada tahun
2009 beliau al maghfurlah KH Imam Mahfuzh meninggal dunia seusai melaksanakan
sholat terawih karena sakit, maka kemudian kepemimpinan pondok pesantren
tersebut di amanahkan kepada putra kedua beliau yang bernama KH Ahmad
Rofi'uddin Mahfuzh Al Hafizh, SQ.MA hingga sekarang.
Pondok
pesantren tachfizhul qur'an al mukhlish selain melaksanakan pendidikan non
formal Juga melaksanakan pendidikan
formal dari tingkat PAUD,MI,SMP,MA dan perguruan tinggi. Tujuannya diadakan
pendidikan formal adalah untuk melanjutkan hafalan santri yang belum selesai
tanpa harus meninggalkan sekolah atau keluar pondok pesantren demi melanjutkan
sekolah, sehingga beliau KH Ahmad Rofi’uddin Mahfuzh,SQ.MA mendirikan sebuah
yayasan AL MAHFUZHIYAH. Yayasan ini menaungi beberapa jenjang pendidikan diantaranya
:
1.
PAUD AL
MAHFUZHIYAH
2.
SMP AL
MAHFUZHIYAH
3.
PKPPS AL
WUSTHA PPTQ AL MUKHLISH
4.
MA AL
MAHFUZHIYAH
Dimana Pendidikan
PAUD di prioritaskan untuk lingkungan masyarakat sekitar pondok pesantren yang
ingin mengenyekolahkan anak-anaknya, SMP dan PKPPS AL WUSTHA hanya untuk santri
yang mukim di pondok pesantren tahfizhul qur’an al mukhlish, sementara MA
diprioritaskan untuk masyarakat sekitar dan santri yang ingin melanjutkan
jenjang sekolah selanjutnya.
Adapun jumlah
santri yang mukim dipondok pesantren tahfizhul qur’an al mukhlish berjumlah
kurang lebih 1.155 santri.
Komentar
Posting Komentar